Home > Destinasi > Lestarikan Terumbu Karang di Nusa Penida dari kerusakan

Lestarikan Terumbu Karang di Nusa Penida dari kerusakan

Lestarikan Terumbu Karang di Nusa Penida dari kerusakan

Pulau Bali, tidak pernah habis mencari tempat untuk bisa didatangi melihat, menikmati, membuktikan bagaimana pulau Bali benar sesungguhnya sebuah pulau yang mendapat julukan Island of Paradise. Dalam tulisan blog  infopulaubali.wordpress.com dalam memeriahkan kontes Beat Blog Writing Contest yang bertemakan Lingkungan Hidup, mengabarkan bagamana kondisi Terumbu Karang di Nusa Penida mesti segera mendapat penanganan untuk di lestarikan dari resiko mengalami kerusakan.

Olahraga air (water sport) adalah salah satu kegiatan favorit yang menjadi agenda wisata ke Bali, mulai dari olahraga air parasailing, bananaboat, snorkeling, juga diving. Banyak spot diving yang bisa dinikmati keindahan biota bawah laut. Diantara kawasan Pulau Nusa Penida yang masuk Kabupaten Klungkung.

Nusa Penida sebagai Kawasan Konservasi Kelautan.

pulau bali dan pulau nusa penida

peta pulau bali dan pulau nusa penida

Pulau Nusa Penida oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi kelautan. Penetapan itu bertujuan melindungi kekayaan laut dan mengembangkan pariwisata, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Sumber Bali Post 22 Nopember 2010, dari Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Klungkung, Dewa Gede Oka Kusumajaya, disampaikan bahwa keberadaan terumbu karang di sekitar Dermaga Nusa Penida ternyata sudah mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan ini akibat penggundulan perbukitan yang ada beberapa meter di sebelah selatan dermaga.

pantai nusa penida

pantai nusa penida

Menurut Kepala KLH Klungkung kegundulan pada perbukitan di selatan dermaga mengakibatkan erosi saat turun hujan. Air bercampur lumpur kemudian masuk ke laut melalui tukad yang mengalir dari perbukitan menuju laut. Sehingga masuknya air bercampur lumpur akibat erosi itulah yang menyebabkan terjadinya kerusakan terumbu karang yang cukup parah. Selain itu aktivitas pengeboman ikan, pencarian bibit ikan menggunakan potasium, termasuk aktivitas wisatawan. Khusus aktivitas wisatawan, wisatawan yang melakukan aktivitas penyelaman, tak seluruhnya ingin menikmati panorama bawah laut. Sebagian ada yang sengaja mencari jenis terumbu karang baru dan diambil untuk dilakukan tanplantasi di daerah mereka. Selain di sekitar dermaga, kerusakan terumbu karang juga terjadi di beberapa titik di perairan Nusa Penida. Juga penyelam baru, karena belum profesional banyak dari mereka menginjakkan kakinya ke karang yang membuat bagian-bagian karang patah/rusak.

Puluhan hotel dan restoran yang berjejer di sepanjang pantai Lembongan, baik berkapasitas besar, sedang maupun kecil, sudah memenuhi standar pengolahan limbah, tak bisa dipungkiri sebagian lainnya masih membuang limbah ke laut. Dan kegiatan tersebut pihak Kantor KLH Klungkung kesulitan untuk mengawasi langsung aktivitas pembuangan limbah itu karena pembuangan dilakukan pagi hari.

Sebelum ditetapkan sebagai kawasan konservasi perairan, kawasan Pulau Nusa Penida ini telah dikaji aspek ekologi laut yang dilakukan beberapa ahli kelautan dunia, seperti DR Emre Turak dan Gerry Allen tahun 2009. Dalam kajian dua ahli ekologi bereputasi internasional itu ditemukan 296 jenis karang dan 576 jenis ikan, lima jenis ikan di kawasan Nusa Penida spesies baru. Selain itu, terdapat 1.419 hektare terumbu karang, 230 hektare hutan mangrove dengan 13 jenis mangrove, dan 108 padang lamun dengan delapan jenis lamun.

Semoga kelestarian terumbu karang di kawasan Nusa Penida segera ada kepedulian dari berbagai pihak yang berwenang, sehingga keindahan bawah laut Pulau Nusa Penida tetap menjadi primadona tujuan wisata di pulau Bali. Semoga.🙂

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: